Seminar Nasional Hari Pahlawan

SALATIGA-Seminar nasional dilakukan oleh Fakultas Dakwah pada (5/11) dengan tema Dinamika Nilai Kepahlawanan Sebagai Strategi Dakwah dalam Keberagaman. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Forkompinda Pemerintah Kota Salatiga, OKP (Organisasi Kepemudaan), TNI/POLRI, dan perwakilan dari fakultas di IAIN Salatiga. Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Achmad Maimun, M.Ag.

Seminar dilaksanakan sebagai peringatan Hari Pahlawan Nasional untuk melihat seperti apa wujud nilai nasionalisme dan kepahlawanan era sekarang. Seperti yang disampaikan oleh salah satu narasumber Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag peluang dan tantangan dari nasionalisme adalah proses homogenisasi dan diverfikasi informasi dari internet. Sehingga literasi media harus dilakukan, karena media sosial tidak bebas nilai.

Kastolani, Ph.D sebagai narasumber berikutnya melihat kondisi hari ini, masalah patriotisme dan nasionalisme muncul dari paham agama, trans nasional dan dampak revolusi industri. Kemudian untuk menjadi “pahlawan” hari ini dapat dilakukan dengan menolak hoax, to be reader addict, serta belajar segala science.

Dinamika nilai pahlawan dan nasionalisme dapat. Yudi Latif, Ph.D, Ketua Badan Pemelihara Ideologi Pancasila 2017, mengatakan bahwa semangat nasioanalisme dapat disatukan dengan agama, karena jika etnis, sifatnya tertutup. Dia memberikan contoh misalnya di gereja, meskipun beda warna kulit semua bisa masuk. Sehingga baginya kita tidak boleh memusuhi semangat keagamaan dan modal sosial dalam kohesifitas, konektivitas dan inklusifitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *