Program Studi KPI Menerawang Bidang Jurnalism Kedepan

Dari Kiri Kenan: Kun Budiharta, Iqbal Prakasa, Dr. Mukti Ali, M.Hum, Dr. Rifqi Aulia H. M.Hum

SALATIGA, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar acara seminar nasional yang bertajuk Jurnalisme 4.0 Marketing Social media and Artificial Intelligence pada Kamis (31/10/2019) siang. Acara yang berlangsung di auditorium Kampus 3 Gedung KH. Hasyim Asy’ari IAIN Salatiga berlangsung dengan meriah.

Dengan menghadirkan pemateri Dr. Mukti Ali, M.Hum selaku Dekan Fakultas Dakwah IAIN Salatiga, Iqbal Prakasa seorang head of marketing dan sales beritagar.id dan Kun Budiharta seorang NLP developer.

Dekan Dr. Mukti Ali, M.Hum menyampaikan materi sekaligus membuka acara

Zaman semakin berkembang pesat akibat kemajuan teknologi. Dalam menghadapi hal ini mahasiswa sebagai generasi milenial harus pandai mengatur strategi dalam menentukan profesi pekerjaan yang akan digelutinya dimasa mendatang. “menurut survei yang dilakukan Universitas Atma Jaya Jakarta, profesi yang menjanjikan bagi generasi milenial adalah data scientist, application developer, dan pendiri start up.” papar Dr. Mukti Ali, M.Hum (Dekan Fakultas Dakwah IAIN Salatiga) pada pembukaan seminar.

Pemasaran dalam dunia internet bergantung pada kecerdasan dan kreativitas dalam mengemas konten. Hal ini disinggung oleh Iqbal Prakarsa  “sekurang-kurangnya terdapat 5 poin untuk mencapai kesuksesan dalam pemasaran yakni spesific target, single message, insightful, emotion, dan orisinalitas.” beber pria berkacamata hitam itu.

Dengan kecanggihan teknologi yang semakin progresif dalam dunia jurnalisme atau yang dikenal dengan istilah jurnalisme 4.0. Hal ini seyogyanya diimbangi dengan kemajuan kualitas sumber daya manusia. Salah satu kegelisahan generasi milenial adalah ancaman akan posisi manusia dalam dunia kerja yang akan tergantikan oleh robot. Hal ini terbukti dengan adanya artificial intelligence atau rekayasa kecerdasan dalam bidang jurnalisme yang mampu menciptakan perangkat lunak untuk menciptakan sebuah artikel berita. Kun Budiharta menyampaikan bahwa “satu-satunya komponen dari manusia yang tidak dimiliki robot adalah emosi atau perasaan.” Keunggulan manusia harus dieksplorasi secara maksimal agar potensi dapat tersalurkan dengan optimal. “antara soft skill dan hard skill harus diasah dan digali karena itu adalah kunci.” pungkasnya.

Pengunjung Seminar dari beberapa Fakultas di IAIN Salatiga

Pasca seminar akan dilaksanakan workshop berupa kelas lanjutan untuk mengoptimalkan intensifitas materi kepada mahasiswa prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAIN Salatiga. (DN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *